Profil

SMK Semen Gresik merupakan sekolah dibawah naungan PT Semen Indonesia ( Persero ) Tbk melalui Yayasan Semen Indonesia Foundation. Sejak didirikan pada tanggal 1 Oktober 1963, SMK Semen Gresik memiliki tujuan untuk mewujudkan sekolah yang inovatif, berbasis pada kearifan alam dan teknologi informasi. Dengan tagline SMK KITA ( Kreatif Inovatif Terampil Andal ), SMK Semen Gresik siap menyongsong Era Industri 4.0

Kontak
Call Center halo@smksemengresik.sch.id +62313984836 +6285257222266 Senin - Jumat ( 07.00 - 15.30 )
25 September 2026

NGOBROL BARENG PLN, SMK SIG dan PT PLN Edukasi Siswa tentang Keselamatan Ketenagalistrikan



Gresik — Siswa Konsentrasi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK SIG mendapatkan wawasan langsung dari dunia industri melalui kegiatan “Ngobrol Bareng PLN” bersama PT PLN (Persero) UID Jawa Timur UP3 Gresik ULP Giri, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi siswa untuk memahami aspek keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mengenal berbagai layanan digital PLN yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMK SIG, Choirul Ichsan, S.Psi., M.Pd.

Dalam sambutannya, Choirul Ichsan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PLN dengan SMK SIG. Menurutnya, keterlibatan industri dalam proses pembelajaran sangat penting untuk memperkuat kompetensi siswa agar tidak hanya memahami teori di sekolah, tetapi juga mengenal standar, budaya kerja, serta perkembangan teknologi yang diterapkan di dunia industri.

“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi siswa SMK SIG, khususnya TITL. Siswa mendapatkan pengetahuan langsung dari praktisi PLN mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan perkembangan layanan kelistrikan. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat memperkuat kompetensi sekaligus membentuk kesadaran bahwa keselamatan merupakan bagian utama dalam setiap pekerjaan kelistrikan,” ujar Choirul Ichsan.

Mengenal Keselamatan Ketenagalistrikan

Materi utama disampaikan oleh Muhammad Arief Friyanto, Manager ULP Giri, yang membahas keselamatan ketenagalistrikan, PLN Mobile, dan SWACAM.

Pada materi keselamatan ketenagalistrikan, siswa diajak memahami pentingnya bekerja secara aman ketika berhadapan dengan instalasi dan peralatan listrik. Keselamatan tidak hanya berkaitan dengan pekerja kelistrikan, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna listrik.

Siswa diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya listrik serta pentingnya menerapkan prosedur keselamatan, menggunakan peralatan yang sesuai, memperhatikan kondisi instalasi, dan tidak melakukan tindakan yang berisiko terhadap keselamatan diri maupun orang lain.

Pemahaman tersebut semakin menarik karena dilengkapi dengan peragaan alat simulasi keselamatan ketenagalistrikan masyarakat. Melalui simulasi tersebut, siswa dapat melihat secara lebih konkret berbagai kondisi yang berkaitan dengan keselamatan penggunaan listrik di lingkungan masyarakat.

Mengenal PLN Mobile dan SWACAM

Selain keselamatan, siswa juga diperkenalkan dengan PLN Mobile, aplikasi layanan digital PLN yang dapat digunakan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan secara lebih mudah. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat memperoleh informasi dan mengakses layanan PLN tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Sementara itu, materi SWACAM memperkenalkan siswa pada salah satu inovasi dan layanan berbasis teknologi dalam ekosistem kelistrikan. Pengenalan ini memberikan gambaran kepada siswa bahwa perkembangan dunia ketenagalistrikan tidak hanya berkaitan dengan instalasi dan peralatan listrik, tetapi juga terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital.

Bagi siswa TITL, materi tersebut menjadi tambahan wawasan yang relevan dengan perkembangan kebutuhan industri. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga perlu memahami aspek keselamatan, pelayanan, teknologi digital, dan budaya kerja industri.

Perkuat Sinergi Sekolah dan Industri

Kegiatan “Ngobrol Bareng PLN” menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara SMK SIG dengan dunia industri dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual. Kehadiran praktisi industri memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh perspektif langsung mengenai dunia kerja dan perkembangan sektor ketenagalistrikan.

Kesan dan pesan Kepala SMK SIG terhadap kegiatan ini adalah agar siswa memanfaatkan kesempatan belajar bersama industri sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada kegiatan berbagi pengetahuan saja. Siswa dapat menerapkan budaya keselamatan, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan praktik di sekolah maupun ketika nantinya memasuki dunia kerja. Terima kasih kepada PLN UID Jawa Timur UP3 Gresik ULP Giri yang telah hadir dan berbagi pengalaman serta wawasan kepada siswa SMK SIG,” pungkas Choirul Ichsan.

Melalui kegiatan ini, SMK SIG terus mendorong terwujudnya pembelajaran yang link and match dengan dunia industri, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya, tetapi juga memiliki kesadaran keselamatan, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, dan kesiapan menghadapi tuntutan dunia kerja.