Profil

SMK Semen Gresik merupakan sekolah dibawah naungan PT Semen Indonesia ( Persero ) Tbk melalui Yayasan Semen Indonesia Foundation. Sejak didirikan pada tanggal 1 Oktober 1963, SMK Semen Gresik memiliki tujuan untuk mewujudkan sekolah yang inovatif, berbasis pada kearifan alam dan teknologi informasi. Dengan tagline SMK KITA ( Kreatif Inovatif Terampil Andal ), SMK Semen Gresik siap menyongsong Era Industri 4.0

Kontak
Call Center halo@smksemengresik.sch.id +62313984836 +6285257222266 Senin - Jumat ( 07.00 - 15.30 )
07 September 2026

Poleng Mengajar Hadir di SMK SIG, Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Industri Hulu Migas



Gresik, 7 September 2026 — Belajar tentang dunia industri tidak cukup hanya melalui buku dan pembelajaran di kelas. Mempertemukan peserta didik secara langsung dengan para praktisi menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata dan relevan.

Semangat tersebut hadir dalam kegiatan _Employee Volunterism_ “Poleng Mengajar” dan Sosialisasi Industri Hulu Migas Pertamina EP Poleng Field yang diselenggarakan di Auditorium SMK SIG, Senin (7/9/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta didik SMK SIG untuk mengenal lebih dekat dunia industri hulu minyak dan gas bumi (migas) sekaligus memahami pentingnya budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme di dunia industri.

*Mengenal Lebih Dekat Pertamina EP Poleng Field*

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor hulu migas, PT Pertamina EP melalui Poleng Field turut berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia. Melalui program _Employee Volunterism_ “Poleng Mengajar”, Pertamina EP Poleng Field menghadirkan pengalaman dan wawasan industri secara langsung kepada siswa SMK SIG, sekaligus memperkenalkan dunia kerja di sektor hulu minyak dan gas bumi.

Sesi pertama diisi oleh Bapak Hardian melalui materi Sosialisasi PEP Poleng. Peserta didik diajak mengenal lebih dekat Pertamina EP Poleng Field, termasuk gambaran mengenai aktivitas dan lingkungan kerja di industri hulu migas.

Pemaparan dari praktisi industri tersebut memberikan perspektif baru bagi siswa bahwa sektor migas membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi keselamatan.

K3 Migas, Fondasi Utama Budaya Industri

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan program Pertamina Mengajar yang disampaikan oleh Bapak Tommy Setianto dengan materi K3 Migas.

Melalui materi tersebut, siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Budaya K3 dikenalkan bukan sekadar sebagai aturan atau prosedur, tetapi sebagai bagian dari karakter dan kebiasaan kerja yang harus dibangun sejak berada di bangku sekolah.

Pembelajaran langsung dari praktisi memberikan gambaran kepada siswa mengenai bagaimana prinsip keselamatan diterapkan dalam lingkungan kerja yang memiliki risiko tinggi seperti industri migas.

Membangun Jembatan antara Sekolah dan Dunia Industri

Kepala SMK SIG menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia industri dalam proses pembelajaran menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan SMK agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pertamina EP Poleng Field yang telah hadir memberikan wawasan dan pengalaman kepada peserta didik SMK SIG. Kegiatan seperti ini sangat berarti karena siswa dapat belajar langsung dari praktisi industri dan memahami bagaimana kompetensi, disiplin, serta budaya keselamatan diterapkan di dunia kerja.”

Lebih lanjut, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan berbagi pengetahuan, tetapi menjadi bagian dari penguatan hubungan yang berkelanjutan antara SMK SIG dan dunia industri.

Bagi SMK SIG, kehadiran industri di sekolah merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja. Sementara bagi peserta didik, pengalaman tersebut menjadi bekal untuk membangun wawasan, karakter profesional, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia industri.

Melalui _Employee Volunterism_ “Poleng Mengajar”, SMK SIG terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra industri untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang semakin relevan, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.

Dari sekolah untuk dunia industri. Dari pengalaman industri untuk membentuk generasi vokasi yang siap berkontribusi.